Titik awal langkah putri daerah OKU Timur di DPR-RI

percha

Hj Percha Leanpuri B BUS, putri Bupati OKU Timur H Herman Deru didaulat menjadi pimpinan sementara sidang DPD-RI. Itu karena dirinya berusia 23 tahun, sebagai anggota DPD-RI termuda periode 2009-2014. Bersamanya, DPD tertua berusia 74 tahun ialah Sultan Ternate, Mudaffar Sjah. Percha merupakan satu dari empat anggota DPD-RI asal Sumatera Selatan, yang lain Hj Asmawati SE MM, Drs H Aidil Fitrisyah MM, dan Abdul Aziz. Bagaimana perasaan cewek kelahiran Belitang, 24 Juni 1986, putri sulung dari empat bersaudara pasangan H Herman Deru dan Hj Febrita Lustia. Berikut wawancara wartawan Sumatera Ekspres, Agus Srimudin, di sela-sela pelantikan DPD dan DPR-RI di Gedung Senayan Jakarta, Kamis (1/10).

Bagaimana perasaan memimpin sidang pertama kali?
Deg-degan pasti, apalagi sebagai anggota DPD termuda dan duduk di depan senior-senior dari seluruh Indonesia, disorot wartawan dari seluruh penjuru, dan disiarkan ke seluruh Indonesia, he…he. Tapi aku berusaha tenang dan banyak baca bismillah, tetap percaya diri. Alhamdulillah, hasilnya memang lancar.

Persiapan?
Ya, sebelum pelantikan ada orientasi, sudah dua kali. Alhamdulillah dengan orientasi yang dilaksanakan oleh sekretariat, memimpin sidang lebih tenang. Alhamdulillah bermanfaat nian. Sangat baik dan positif, pembekalan-pembekalan sebelum dilantik, bisa mengetahui betul seluk beluk DPD.

Persiapan pribadi?
Salat malam, terus banyak bersyukur dari awal kemenangan sampai dilantik. Alhamdiulllah tanpa banyak rintangan, alhamdulillah hari ini (kemarin, red) dilalui dengan kebahagiaan.

Ini puncak karier?
Belum puncak lah. Ini baru titik awal perjuangan, ha…ha…ha.

Peraih suara terbanyak?
Ya, untuk di Sumatera dapat suara terbanyak, tapi tidak sebanyak di Pulau Jawa yang memang penduduknya banyak dan padat.

Berapa lapis tim pemenangan?
Sebenarnya tim tidak berlapis-lapis, lebih banyak kekeluargaan, dari teman ke teman, gitu aja sih. Tidak secara resmi bentuk tim khusus. Alhamdulillah, mereka, tim sukses dari teman-teman dan keluarga memang mendukung secara ikhlas tanpa pamrih.

Setelah ini bikin tim lagi di DPD?
Ya, di DPD ada tim untuk mengkaji kebijakan, itulah fungsi staf ahli. Alhamdulillah saya dapat staf ahli Pak Haryono yang memang berpengalaman, mudah-mudahan bisa bantu saya dengan baik sampai lima tahun ke depan. Apalagi Percha termasuk orang baru dalam bidang politik, masih banyak yang perlu dikonsultasikan kepada para senior, terutama kepada mereka yang sudah banyak makan asam garam politik.

Kapan mulai ngantor?
Hari ini sudah mulai ngantor, sampai malam. Papa (H Herman Deru, bupati OKU Timur) rencana ke sini, mau lihat ruangan aku. Tadi Papa sudah nelpon ngucapke selamat. Papa dan keluarga nonton aku di teve dari rumah di Rawamangun. Terharu semua, mereka lihat Percha di televisi, apalagi mimpin sidang.

Jadi kandidat ketua DPD baru?
Banyak kandidat yang mencalonkan diri, tapi masih rahasia. Saya sendiri tidak mencalonkan diri, belum kepikiran, belum ada rencana ke situ. Mudah-mudahan sebagai anggota bisa majukan daerah saya, Sumatera Selatan.

Agenda pertama kali?
Ini dio (Percha memperlihatkan secarik kertas berisi pembagian tugas DPD). Aku masuk anggota Komite IV, pengganti PAH, membidangi APBN, Hamsem BPK-RI, pajak dan keuangan pusat dan daerah. Seorang anggota DPD masuk satu komite.

Komite IV?
Ya, tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah, dilihat dari implementasi memang sebetulnya dana untuk Sumsel sudah cukup, tapi karena kita ada program yang harus difokuskan, seperti berobat gratis, Percha inginnya keuangan di daerah ditingkatkan lagi, terutama untuk memperbaiki infrastruktur yang masih jelek. Mudah-mudahan inilah salah satu yang kami (DPD) perjuangkan bersama anggota DPR dan pemerintah daerah.

Bagaimana kuliah di Malaysia?
Insyaallah, akhir Oktober ini ada ujian terakhir. Insyaallah dapat dilalui dengan baik. Aku ambek jurusan Manajemen, di University of Balarat Malaysia, gelar MBA. Setelah wisuda kagek, aku fokus di DPD dulu, belum ingin lanjut kuliah lagi, kagek yang itu dipikirke.

Bagaimana dengan teman-teman?
Alhamdulillah, mereka sangat support. Tanpa mengecilkan mereka, mudah-mudahan masuknya Percha jadi anggota DPD termuda dari seluruh Indonesia ini bisa memotivasi mereka. Tapi acara-acara dengan kawan-kawan masih jalan terus, gek diatur be waktunyo, ‘kan pacak facebook-kan, ha…ha…ha.

Hobi?
Nari, sekarang memang gak aktif lagi, ya paling datang ke sanggar, ngajar. Lihat junior-junior, kalau yang rutin gak. Kebetulan nenek (Ailuni Husni, istri mantan wali kota Palembang Drs H Husni) ado Sanggar Cempako.

Makanan favorit?
Segalonyo hobi, kalau lagi pengen laju galo, ha…ha…ha.

Walau anggota DPD, ‘kan cewek, make up cakmano?
Tetep, harus banyak-banyak merawat penampilan. Apalagi sekarang jadi public figure. Alhamdulillah aku punya tim sendiri yang bantu make up, mereka itu tim aku yang lama tapi aku boyong ke sini.

Tinggal di mana?
Di Rawanangun, Jakarta Timur. DPD hanya beri dana per bulan untuk menyewa.

Ada pesan untuk masyarakat Sumsel?
Ya, Percha mengucapkan terima kasih atas dukungan selama ini dan Percha tetap minta dukungan dan doa agar Percha tetap amanah hingga lima tahun ke depan, makin sukses dan bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan, amin. (*)
http://www.sumeks.co.id Powered by:Nursidiq Arizal.22 october 2009

2 responses to “Titik awal langkah putri daerah OKU Timur di DPR-RI

  1. Suatu signal bagus dengan adanya putri okut yang duduk di DPD, semoga okut makin maju. Semoga selalu amanah ya, jangan lupa diri.

  2. selamat dan sukses bt putri oku timur…. inilah awal oku timur bangki… bukan berarti kemarin tidak…. semoga menjadi pembuka jalan bagi yang lainya…. jangan lupa kepada bapak bupati… keamana di oku timur merupakan yang paling pertama yang harus di selesaikan … karena kenyamanan orang bekerja… hidup.. berusaha tanpa keamanan yang terjamin… sesuatu yang akan sia2… GBU bapak bupati…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s